Tangerang Selatan – Sejumlah pejabat mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Eselon II.b di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Salah satu posisi yang dilelang adalah jabatan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).
Tiga peserta yang mengikuti seleksi tersebut di antaranya R Billy Sukarsana, yang saat ini menjabat Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, Mochamad Hardi selaku Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, serta Rizqiyah yang menjabat Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2024 yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ketiganya memiliki nilai kekayaan yang berbeda.
Harta Kekayaan Billy Sukarsana
Dalam laporan LHKPN 2024, R Billy Sukarsana tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp3.810.453.768 atau sekitar Rp3,8 miliar.
Kekayaan tersebut terdiri dari empat bidang tanah dan bangunan, serta enam kendaraan bermotor yang meliputi tiga mobil dan tiga sepeda motor. Selain itu, Billy juga melaporkan harta bergerak lainnya sebesar Rp72.900.000 dan kas serta setara kas sebesar Rp8.444.366.
Namun dalam laporan tersebut juga tercatat utang sebesar Rp1.229.109.402, sehingga total kekayaan bersih setelah dikurangi utang mencapai sekitar Rp2,5 miliar.
Saat dikonfirmasi, Billy membenarkan laporan harta kekayaannya tersebut.
“Lihat hutangnya juga, sekarang motor Royal Enfield sudah dijual,” ujarnya.
Harta Kekayaan Mochamad Hardi
Sementara itu, Mochamad Hardi dalam LHKPN 2024 melaporkan total harta kekayaan sebesar Rp1.788.044.877.
Kekayaan tersebut terdiri dari dua bidang tanah dan bangunan serta lima kendaraan bermotor. Hardi juga melaporkan harta bergerak lainnya sebesar Rp220.447.000 dan kas serta setara kas sebesar Rp72.497.877.
Saat dikonfirmasi mengenai laporan tersebut, Hardi membenarkan nilai kekayaan yang dilaporkannya.
“Iya,” katanya singkat.
Harta Kekayaan Rizqiyah
Adapun Rizqiyah melaporkan total harta kekayaan sebesar Rp1.692.500.000 dalam LHKPN 2024.
Aset tersebut terdiri dari empat bidang tanah dan bangunan, tiga kendaraan bermotor, serta kas dan setara kas sebesar Rp5.500.000.
Dalam laporan tersebut juga tercatat utang sebesar Rp1.379.463.135.
Hingga berita ini diturunkan, Rizqiyah belum memberikan tanggapan terkait konfirmasi mengenai laporan harta kekayaan tersebut.
Seleksi terbuka jabatan Kepala BKAD Kota Tangerang Selatan merupakan bagian dari proses pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemkot Tangsel.


