Tangerang Selatan — Nasib apes dialami sepasang suami istri (pasutri) yang mengontrak rumah di kawasan Pakulonan, Tangerang Selatan. Bukan karena tunggakan sewa atau bikin kegaduhan, pasutri ini justru diminta mencari tempat tinggal baru lantaran… terlalu sering menerima paket belanja online.
Cerita tersebut viral setelah dibagikan akun Instagram @umamium. Pasutri itu mengaku sama-sama bekerja dan tinggal mengontrak di daerah Pakulonan, tepatnya tak jauh dari batalyon.
Di depan kontrakan mereka terdapat sebuah warung dan dua rumah lain yang masih memiliki hubungan keluarga dengan pemilik kontrakan.
Masalah bermula dari keluhan dua tetangga, yang menempati rumah depan kontrakan yang diketahui sehari-hari menjaga warung yang pintunya nyaris selalu terbuka.
Menurut pengakuan pasutri tersebut tetangganya mengadukan mereka ke pemilik kontrakan dengan alasan merasa terganggu oleh kurir paket yang kerap datang, bahkan disebut-sebut hingga pukul 02.00 dini hari. Para kurir disebut sering bertanya lokasi rumah kontrakan kepada mereka.
“Kita nggak menyangkal kalau memang sering belanja online, tapi nggak tiap hari juga seperti yang dibilang,” tulis pasutri itu dalam ceritanya.
Pasutri tersebut juga menegaskan bahwa mereka tidak pernah menggunakan sistem COD, tidak pernah meminta paket dititipkan di warung, dan selalu mengarahkan kurir untuk meletakkan barang di tempat tertentu seperti di atas exhaust AC, digantung di pintu, atau di atas motor.
Namun situasi memanas setelah terjadi cekcok. Sore harinya, pemilik kontrakan datang dan menggelar pertemuan tertutup bersama tetangga. Tanpa melibatkan pasutri yang bersangkutan, keputusan pun diambil.
<span;>“Finalnya, siang tadi kita dikabarin buat cari tempat tinggal baru,” tulis pasutri tersebut.


