Tangerang Selatan – PT Nusantara Infrastructure Tbk melalui entitas asosiasinya PT Margautama Nusantara (MUN) menggelar program bertajuk Nusantara She Drives Change di Rest Area KM 7 Tol BSD, Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang berfokus pada edukasi keselamatan berkendara bagi perempuan.
Program tersebut digelar bertepatan dengan momentum Hari Kartini dan melibatkan 50 peserta perempuan dari berbagai latar belakang sebagai agen perubahan dalam mendorong budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab.
Head of Corporate Communication & CSR PT Nusantara Infrastructure Tbk, Indah D.P. Pertiwi, mengatakan perempuan memiliki peran penting sebagai pengguna jalan sekaligus penggerak perubahan perilaku berkendara di masyarakat.
“Program Nusantara She Drives Change ini merupakan salah satu langkah konkret kami dalam membangun budaya berkendara yang lebih aman, nyaman dan berkelanjutan,” ujar Indah.
Menurutnya, program tersebut juga dirancang secara inklusif dengan membuka ruang partisipasi bagi peserta dari beragam latar belakang, termasuk penyandang disabilitas.
“Program ini juga dirancang inklusif dengan membuka ruang partisipasi bagi peserta dari berbagai latar belakang, termasuk penyandang disabilitas,” lanjutnya.
Tekan Angka Kecelakaan di Tol BSD
Melalui program She Drives Change, Nusantara Infrastructure berharap praktik berkendara aman dan ramah lingkungan dapat semakin luas diterapkan.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya perusahaan dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalan tol.
Berdasarkan survei internal pengelola Tol BSD, angka kecelakaan di ruas tersebut menunjukkan tren penurunan dalam beberapa tahun terakhir.
Pada 2025, tingkat kecelakaan tercatat turun 35 persen dibanding tahun sebelumnya, dengan total 34 kejadian.
Dari jumlah tersebut, sekitar 86 persen kecelakaan disebabkan faktor perilaku pengendara atau human behavior, sedangkan 14 persen lainnya berkaitan dengan kondisi kendaraan.
Data itu menunjukkan bahwa edukasi perubahan perilaku pengemudi masih menjadi faktor utama dalam meningkatkan keselamatan berkendara di jalan tol.
Peserta Dapat Pelatihan Safety dan Eco Driving
Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan materi mengenai safety driving, eco driving, hingga pemahaman berkendara aman dan nyaman di jalan tol.
Materi disampaikan oleh perwakilan Tol BSD, Kementerian Perhubungan, Patroli Jalan Raya (PJR) Induk BSD, serta instruktur bersertifikasi.
Tak hanya teori, peserta juga mengikuti sesi praktik berkendara langsung guna meningkatkan keterampilan dan kepercayaan diri saat berada di jalan.
Indah menegaskan keselamatan berkendara bukan hanya bergantung pada kualitas infrastruktur, tetapi juga kesadaran pengguna jalan.
“Keselamatan berkendara tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang perilaku dan kesadaran pengguna jalan,” katanya.
“Melalui pendekatan inklusif yang melibatkan perempuan sebagai agen perubahan, kami berharap dampak edukasi ini dapat meluas ke lingkungan yang lebih besar,” tutupnya.


