Kota Bogor – Sebuah narasi sejarah yang diangkat akun media sosial Historitur kembali menarik perhatian publik. Dalam unggahannya, disebutkan adanya sebuah kota bernama “Dayo” di wilayah Jawa Barat pada sekitar 500 tahun lalu, yang diduga kuat merupakan pusat pemerintahan Kerajaan Sunda atau Pakuan Pajajaran.
Catatan mengenai Dayo ini berasal dari penjelajah Portugis, Tomé Pires, yang mendokumentasikan perjalanannya di Nusantara dalam karya terkenal Suma Oriental. Dalam catatannya, ia menyebut Dayo sebagai kota di pedalaman yang dapat ditempuh sekitar dua hari perjalanan dari Sunda Kelapa.
Menurut Tomé Pires, Dayo merupakan tempat tinggal raja Sunda yang hidup bersama dua istri dan hingga seribu selir. Ia juga menggambarkan kemegahan istana raja yang memiliki ratusan pilar kayu besar, serta bangunan yang kokoh dengan ornamen ukiran di bagian atasnya.
“Kota ini punya rumah yang kokoh berbahan kayu dan daun kelapa. Rumah raja punya 330 pilar kayu yang setebal tong anggur,” demikian gambaran dalam narasi yang diangkat akun tersebut.
Selain itu, peta-peta dari abad ke-16 juga mencantumkan nama Dayo, Idayo, atau Cadayo di kawasan yang kini dikenal sebagai wilayah Jawa Barat.
Sejumlah sejarawan menduga bahwa lokasi Dayo berada di wilayah Bogor saat ini. Dugaan ini diperkuat oleh posisi geografis yang sesuai dengan deskripsi Tomé Pires, yakni berada di pedalaman dan relatif dekat dengan pelabuhan Sunda Kelapa.
Dalam bahasa Sunda, kata “dayo” sendiri diartikan sebagai “kota”. Hal ini semakin menguatkan asumsi bahwa Dayo merupakan pusat pemerintahan atau ibu kota kerajaan pada masa itu.
Hingga kini, keberadaan pasti situs istana Pakuan Pajajaran masih menjadi perdebatan. Sejumlah lokasi di Bogor, termasuk kawasan sekitar Istana Bogor, kerap disebut sebagai titik yang diduga memiliki keterkaitan dengan pusat kerajaan tersebut.
Namun, perkembangan kota yang pesat membuat banyak jejak fisik peninggalan kerajaan sulit ditemukan secara utuh. Narasi Historytour ini pun memantik rasa penasaran publik, khususnya terkait lokasi pasti bekas istana Pakuan Pajajaran dan jejak sejarah yang masih tersisa di Kota Bogor saat ini.


